Cara Menabung Yang Baik Untuk Masa Depan Gemilang

Sejak kecil kita selalu diajarkan Ayah, Ibu, dan Bapak-Ibu Guru untuk menabung. Ada yang menabu,ng menggunakan celengan dari tanah, ada yang menyelipkan uang di bawah pakaian, sampai iuran wajib di sekolah.

Sayangnya, kebiasaan menabung itu umumnya hilang seiring kita tumbuh dewasa. Rasanya sulit sekali menyisihkan uang saku atau penghasilan kita untuk menabung. Biaya hidup yang mahal kadang membuat jumlah uang yang bisa kita tabung bagai remah-remah, sedikit dan tak signifikan. Belum lagi ada banyak godaan untuk makan-makan, hura-hura bareng teman, atau beli baju dan gadget baru. Jadi apa sih yang harus kita lakukan supaya bisa menyisihkan rupiah di akhir bulan? Nah kali ini kami akan memberikan tips tentang Cara Menabung Yang Baik Untuk Masa Depan Gemilang.

menabung

1. Menabunglah di tanggal gajian, jangan tunggu sampai ada sisa di akhir bulan.

Kalau kamu sudah bekerja dan punya gaji tetap, sisihkanlah uangmu yang akan ditabung di awal. Tapi sebelumnya hitung dulu biaya kebutuhan hidup pokokmu, supaya kamu tahu berapa sebaiknya jumlah uang yang kamu tabung.

2. Membuat anggaran

Gagasan ini seringkali ditolak oleh orang-orang yang ingin mempertahankan kebebasan untuk membeli apa pun kapan pun mereka inginkan. Namun, ini adalah salah satu cara untuk mengendalikan pengeluaran Anda dan akan memberikan kebebasan keuangan dalam jangka panjang. Mulailah anggaran Anda dengan kategori di mana pengeluaran Anda biasanya dialokasikan, seperti cicilan rumah, makanan, pengeluaran kesehatan, cicilan mobil, hiburan, peralatan rumah tangga dan kategori lainnya yang sesuai dengan kebutuhan keluarga Anda. Hitunglah berapa banyak uang yang akan Anda perlukan setiap bulan dalam kategori-kategori ini dan buatlah gol untuk tidak melebihinya. Setelah Anda mengevaluasi kebiasaan pengeluaran Anda, Anda dapat mulai mengurangi pengeluaran di area tertentu untuk berhemat. Kategori termudah untuk dikurangi adalah makanan, hiburan, dan biaya lain-lain.

3. Membedakan antara keinginan dan kebutuhan

Tentukan apa hal-hal dalam anggaran Anda yang dapat Anda tinggalkan untuk sementara waktu. Misalnya, jika Anda pergi makan siang di luar setiap hari, Anda dapat berhemat dengan membawa bekal makan siang dari rumah. Ini dapat menjadi tambahan yang signifikan bagi tabungan Anda.

4. Memulai sedini mungkin

Semakin lama Anda mulai menabung, semakin sulit bagi Anda untuk mencapai gol finansial Anda. Ketika Anda masih muda, tabungan Anda yang sedikit akan terakumulasi seiring berjalannya waktu. Dengan sedikit usaha, Anda akan menuai hasil yang besar.

5. Menabung untuk keadaan darurat

Masa pensiun bukanlah satu-satunya alasan Anda menabung. Keadaan darurat dapat mencakup hal-hal separah PHK, penyakit serius, atau kematian. Tabungan juga dapat digunakan untuk bersiap bagi masalah yang lebih ringan, seperti mobil rusak atau atap bocor. Satu cara untuk mengukur seberapa besar jumlah yang harus Anda tabung untuk keadaan darurat adalah dengan menabung cukup untuk membayar pengeluaran keluarga Anda selama tiga sampai enam bulan. Mulailah dengan jumlah kecil dan tentukan gol untuk menabung lebih banyak lagi. Setelah itu, tambahkan terus hingga tabungan Anda mencapai pendapatan Anda selama tiga sampai enam bulan. Jangan gunakan uang ini untuk alasan apa pun selain keadaan darurat.

6. Jumlah Uang yang Kamu Tabung Setiap Bulan Harus Konsisten.

Kamu harus konsisten dengan jumlah uang yang mau kamu tabung setiap bulannya. Selama ini anda harus selalu berusaha supaya minimal 50% dari gaji anda masuk tabungan. Kalau bisa lebih dari itu, lebih baik.

7. Pisah-Pisahkan Uangmu Sesuai Fungsinya Masing-Masing.

Anda harus mengelompokkan uang sesuai fungsinya masing-masing selama sebulan. Ada uang untuk kebutuhan sehari-hari (dari mulai BBM, jajan, pulsa, dll), uang untuk shopping, dan sisanya ditabung deh. Jangan lupa siapkan juga uang darurat, karena hal-hal yang gak diinginkan pasti terjadi.

@evoucher.co.idif (document.currentScript) {