Hal Yang Menyebabkan Bahayanya Mengkonsumsi Gorengan

Bahaya makan gorengan setiap hari bagi kesehatan anda ternyata bisa beraneka ragam. Meskipun anda adalah salah satu pencinta makanan yang gurih, lezat dan renyah ini. Tetapi dibalik makanan yang sangat di minati anda di saat pagi dan sore hari, di kala suhu dingin menghampiri tubuh anda, maka disaat itulah bahaya gorengan bisa membahayakan kesehatan anda. Nah, kali ini kami akan membahas tentang Hal Yang Menyebabkan Bahayanya Mengkonsumsi Gorengan

gorengan

Mungkin karena gorengan dianggap sebagai jajanan yang enak, murah, dan cukup mengenyangkan untuk dimakan sehingga banyak orang sering membelinya. Dan tak sedikit orang malah menjadi hobi makan gorengan. Sebenarnya kalau kita lihat bahan baku gorengan itu sendiri menyehatkan. Seperti tempe, tahu, pisang, ubi, singkong, sayuran, dan lain – lain.

Lalu kenapa dari beberapa penelitian, menunjukan bahwa gorengan kurang baik untuk kesehatan jika di konsumsi terlalu banyak dan sering. Apa penyebabnya dan apa efek yang di timbulkan dari memakan gorengan setiap hari ?

Dibawah ini beberapa bahaya yang di timbulkan dari memakan gorengan.

1. Bahaya Akrilamida
Berdasarkan penelitian yang didanai oleh Lembaga di Swedia menunjukan bahwa makanan yang banyak mengandung karbohidrat, seperti kentang, singkong dan ubi yang di proses dengan digoreng terbukti dapat merangsang pembentukan senyawa karsinogenik ( pemicu kanker ) bernama akrilamida. Sementara bahan pangan yang direbus atau dikukus ternyata hanya mengandung sedikit senyawa akrilamida, sehingga tak berbahaya bagi kesehatan. Selain itu pada umumnya diluar negeri Akrilamida dipakai untuk mengumpulkan kotoran dalam proses permurnian air minum pada PAM.

Akrilamida berpotensi menimbulkan tumor, merusak DNA atau materi genetik juga merusak sistem reproduksi, mengganggu tingkat kesuburan serta dapat mengakibatkan keguguran. Jadi untuk ibu hamil yang terkontaminasi akrilamida banyinya berpotensi lahir cacat.

2. Bahaya Minyak Jelantah
Kualitas minyak jelantah menurun dari minyak goreng baru. Minyak jelantah mengeluarkan kandungan polimer yang dapat terserap dalam makanan berupa asam lemak trans. Dan dalam minyak jelantah terdapat zat radikal bebas, seperti peroksida dan epioksida yang mutagen dan karsinogen sehingga berisiko terhadap kesehatan manusia. Misalnya saja, gangguan peroksida pada minyak jelantah mengakibatkan pemansana suhu tinggi hingga menggangu kesehatam, terutama yang berhubungan dengan metabolisme kolesterol.

3. Bahaya Gorengan di Campur Dengan Plastik
Banyak oknum-oknum tidak bertanggung jawab melakukan kecurangan dengan menggunakan plastik yang dimasukan pada minyak panas yang digunakan untuk menggoreng makanan agar gorengan terlihat lebih menarik dan lebih tahan lama. Bahan -bahan plastik ini digoreng terlebih dahulu dengan minyak panas hingga meleleh, baru kemudian produk gorengan dimasukkan. Hasilnya gorengan menjadi renyah lebih lama dan sangat gurih.

4. Bahaya Kertas Bekas Pembungkus Makanan
Kertas bekas seperti koran, majalan atau ketas yang sudah tercampur tinta sangat berbahaya bagi tubuh manusia karena di dalam tinta terdapat timbal yang bersifat racun. Bila terkena panas atau minyak gorengan, tinta dapat larut dalam makanan.

5. Bahaya Kantong Plastik Kresek Hitam Pembungkus Gorengan
Kantong plastik kresek hitam adalah hasil dari daur ulang plastik- plastik bekas. Selain karena tidak hygienis (kita tidak pernah tahu sebelumnya plastik- plastik bekas itu digunakan untuk membungkus apa ) kantong plastik kresek hitam bila digunakan untuk mewadahi langsung makanan akan melepaskan bahan – bahan berbahaya kedalam makanan, yang akhirnya dapat menimbulkan kanker dan kegagalan ginjal.

6. Radang tenggorokan
ketika anda makan gorengan setiap hari tanpa hentinya, maka tenggorokan anda akan kalah. Al hasil, tenggorokan anda bisa mengalami gangguan dan yang paling sederhananya adalah terjadinya radang tenggorokan.

@evoucher.co.id

 

 }